Rabu, 14 Januari 2015

Selain Pacar, Like Facebook Akurat Analisis Karakter Seseorang

Selain Pacar, Like Facebook Akurat Analisis Karakter Seseorang
Selain Pacar, Like Facebook Akurat Analisis Karakter Seseorang 
LONDON – Sebuah studi terbaru menyatakan bahwa komputer bisa memprediksi kepribadian seseorang lebih tepat daripada orang terdekat seperti ibu dan kekasih. Hal itu diketahui berdasarkan fitur like di media sosial Facebook.
Sejumlah ilmuwan dari University of Cambridge di Inggris dan Stanford University di Amerika Serikat mengukur seberapa baik komputer bisa menilai kepribadian lebih dari 86 ribu volunter. Penelitian itu didasarkan pada fitur like di Facebook mereka.
Setelah menganalisis, kemudian mereka menyimpulkan satu-satunya orang yang memahami kepribadian seseorang selain komputer adalah sang pasangan hidup.
“Sebelumnya (penelitian terdahulu) kami berpikir bahwa like di Facebook hanya dapat menjadi bahan prediksi atas kepribadian seseorang. Namun akhirnya, kami mulai beranggapan berbeda,” ucap salah seorang peneliti dari Cambridge, David Stillwell, seperti disitat Sciencealert, Selasa (13/1/2015).
Tim meminta para relawan mengisi tes kepribadian dengan 100 pertanyaan yang menggambarkan lima karakter utama. Seperti, keterbukaan mereka dan neurotisme.

Peneliti juga meminta orang-orang terdekat dari volunter yang berjumlah lebih dari 30 ribu berasal dari pasangan, teman, rekan kerja, keluarga, dan teman sekamar untuk mengisi kuis dalam versi lebih pendek.
Komputer juga mengajukan 10 pertanyaan berdasarkan konten like Facebook yang terdiri dari film yang disukai, band, buku, dan halaman situs, kecuali foto serta pembaruan status.
Hasilnya, komputer mampu menilai lebih baik karakter seseorang setelah menganalisis 150 like Facebook tersebut. Itu melampaui justifikasi yang bisa diberikan oleh rekan kerja, anggota keluarga, dan teman.
Namun, komputer baru bisa mengalahkan prediksi yang lebih akurat dari pasangan hidup seseorang jika telah menganalisis 300 like Facebook penggunanya.

Sumber

Celana Dalam Ketat Tidak Baik untuk Sperma

Celana Dalam Ketat Tidak Baik untuk Sperma
Celana dalam ketat tidak baik untuk sperma
SALAH satu fakta yang perlu diketahui pria tentang tubuhnya adalah daerah kelamin mereka tidak suka dengan celana dalam ketat. Mengapa demikian?
Testis atau buah zakar pria yang bertugas memproduksi sperma membutuhkan suhu yang sedikit lebih rendah daripada suhu tubuh rata-rata bekerja secara efisien. Bila rata-rata suhu tubuh normal berkisar 37 derajat Celsius, maka suhu di daerah tersebut sekira 35 derajat.
Cara alami alat tersebut untuk menjaga mereka tetap dingin adalah dengan membuat mereka tergantung jauh dari tubuh. Jika suhu di luar terlalu dingin, maka otot dartos di dinding kontraksi testis dengan sendirinya akan tertarik menuju tubuh untuk menaikkan suhu.
"Dengan mengenakan pakaian ketat, testis yang mendekat ke tubuh akan kehilangan mekanisme alami yang mengatur suhu mereka. Secara teori akan lebih baik untuk pria yang memiliki masalah kesuburan untuk menghindari celana dalam ketat,” jelas Zaki Almallah, konsultan urologi Queen Elizabeth Hospital and BMI The Priory Hospital, di Birmingham, Inggris.
Pada penelitian yang diterbitkan pada 2012, Allan Pacey, dosen andrologi (studi reproduksi laki-laki) di University of Sheffield, menemukan bahwa pria yang memakai celana dalam ketat memiliki konsentrasi sperma yang bergerak lebih lemah dibandingkan dengan mereka yang biasa memakai celana longgar seperti boxer.
"Hal ini menunjukkan bahwa membiasakan diri memakai celana dalam longgar dapat menjadi cara murah untuk membantu mengatasi masalah kesuburan," kata Profesor Pacey, sebagaimana dilansir dari Dailymail, Selasa (13/1/2015).
Kemudian, studi unik oleh Profesor Ahmed Shafik, seorang peneliti fisiologi seksual manusia, menemukan bahwa anjing yang dibuat untuk memakai celana dalam poliester selama dua tahun mengalami penurunan yang signifikan dalam jumlah sperma, pergerakan sperma, dan peningkatan sperma rusak.
Kondisi tersebut kemudian berubah setelah celana dalam poliester dilepas atau diganti dengan celana dalam katun. Profesor Shafik kemudian melakukan penelitian pada manusia pada 1999, dengan hasil yang sama seperti penelitian sebelumnya pada binatang.
Empat dari 11 laki-laki yang dibiasakan memakai celana dalam poliester mengalami pengurangan jumlah sperma setelah 14 bulan. Untuk kembali ke kondisi normal, mereka menunggu enam bulan setelah berhenti memakai celana dalam dengan bahan panas tersebut.

Sumber

Tujuh Jam Gelar Pertemuan, Tamu Mega Ngacir

Tujuh Jam Gelar Pertemuan, Tamu Mega Ngacir
Tujuh Jam Gelar Pertemuan, Tamu Mega Ngacir 
JAKARTA - Selama hampir tujuh jam, sejak pukul 18.45 WIB, menggelar pertemuan tertutup di rumah Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, seluruh tamu memilih untuk meninggalkan kediaman Ketua Umum PDI Perjuangan tanpa memberikan keterangan.
Pantauan Okezone, para tamu yang berasal dari Koalisi Indonesia Hebat (KIH) itu tinggalkan rumah Mega dengan menggunakan mobil pribadinya secara beriringan, Rabu (14/1/2015).
Para tokoh politik yang datang yakni Ketua umum PKPI, Sutiyoso; Ketua Umum NasDem, Surya Paloh; dan Ketua Umum PPP Versi Muktamar Surabaya, Romahurmuziy serta Azrul Azwar. Selain itu tampak politisi NasDem, Rio Capella.
Mobil yang pertama kali keluar mobil sedan mewah berwarna hitam Toyota Camry B 8732 GT melawan arus ke arah Gondangdia, disusul oleh mobil Land lover bernopol B 23 MPP mengarah ke Taman Surapati.
Tak lama mobil Alpard berwarna Putih keluar kemudian melawan arah menuju ke arah Gondangdia. Ketiga mobil tersebut keluar dari kediaman Megawati secara berbarengan dan langsung tancap gas.

Sumber

Rabu, 07 Januari 2015

JK: Jangan Curigai Bantuan Asing

JK: Jangan Curigai Bantuan Asing
JAKARTA – Bantuan asing berdatangan menyusul insiden kecelakaan pesawat AirAsia QZ 8501 di Selat Karimata, Kalimantan Tengah. Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta semua pihak untuk mencurigai bantuan-bantuan asing ini.
JK melihat bantuan negara sahabat murni karena kemanusiaan, bukan karena tujuan. "Tidak (untuk tujuan tertentu)," singkat JK di Kantor Wakil Presiden Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (6/1/2014).
Sampai sejauh ini, sudah ada tujuh negara yang memberikan bantuan kepada Basarnas yakni Malaysia, Australia, Singapura, Korea Selatan, Jepang, Amerika Serikat, dan Rusia.
Mantan Ketua Umum Partai Golkar justru menganggap, pihak asing tengah belajar kepada Basarnas lantaran mampu menemukan korban dan titik jatuhnya pesawat hanya dalam waktu tiga hari. "Dunia menganggap kita terbaik dibanding negara lain," jelasnya.
"Tapi ini kan butuh alat lebih canggih lagi, dan juga kan saling kerjasama internasional, penting, dimana pun," tandasnya.
Sumber

Asam Jawa Andalan Sarwendah Hilangkan Mual karena Kehamilan

Asam Jawa Andalan Sarwendah Hilangkan Mual karena Kehamilan
MUAL dan muntah adalah gejala wajar dalam kehamilan, sebagai bagian dari morning sickness. Namun berbeda dengan yang dialami istri Ruben Onsu, Sarwendah Tan.
Selama hamil enam bulan, mantan personel Cherrybelle ini selalu alami mual dan muntah di malam hari.
"Sejak awal aku memang alami muntah dan mual. Tapi anehnya aku mual dan muntah hanya malam hari, malah aku tak alami morning sickness," ucap Wenda kepada Okezone saat ditemui di Kantor Genie, Gedung HighEnd, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa 6 Januari 2015.
Menurut wanita keturunan Tionghoa ini, ia kerap alami mual dan muntah hingga lima kali. Ini mengakibatkan makanan yang dikonsumsinya sering keluar lagi. Kemudian, Wenda mencari solusi dengan mencari asam jawa untuk menghilangkan mual di perutnya.
"Sampai Ruben mencarikan permen asam jawa ke mana-mana. Lumayan mengurangi mual aku. Tapi setelah itu enggak makan lagi, mualnya makin menjadi," bebernya. Mual dan muntah yang dialaminya, lanjut Wenda, mulai berkurang seiring kehamilannya yang sudah masuk usia enam bulan.
"Setelah masuk ke usia enam bulan, mual dan muntahnya mulai berkurang. Aku sudah mulai enak makan. Kan demi si bayi juga, kasihan kalau aku enggak suka makan," pungkas Wenda